Konsorsium Penabulu-STPI Telurkan 30 Pelatih Program TB Komunitas, Tersebar di 15 Provinsi

Peserta pelatihan saat foto bersama Direktur P2ML dan Koordinator Substansi Tuberkolosis, serta NPD Eliminasi TBC Indonesia


BOGOR- Prinsipil Recipient (PR) Konsorsium Penabulu-STPI sebagai pelaksana program untuk eliminasi TBC di Indonesia tahun 2021-2023 baru saja menelurkan 30 orang pelatih program TB Komunitas, Jumat, 1 Oktober 2021.

30 orang pelatih sebagai angkatan pertama ini dilatih oleh trainer Nasional bidang Kesehatan Dr. drg. Siti Nur Anisa, MPH., dan tim dengan protokol kesehatan ketat di Hotel Aston Bogor pada 26 September- 1 Oktober 2021.

Meraka akan tersebar di 15 wilayah provinsi se-Indonesia di antaranya Sumatera Utara, Jambi, Bangka Belitung, Jawa tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan.

Program Manager, Barry Aditya melaporkan bahwa pelatihan ini selain untuk melahirkan pelatih saat kembali ke daerah masing-masing, juga sekaligus sebagai bagian dari penguatan kapasitas berjenjang bagi pengelola program TB Komunitas.

"Terpenting saat ini perlu dilakukan sensitisasi program penanggulangan TBC ke semua unsur dan pihak untuk saling mengambil peran, karenanya semua itulah yang harus dipastikan oleh pengelola program TB," pungkas Barry.

Hal senada diutarakan Nasonal Program Direktur (NPD) TB Komunitas, Heny Akhmad, dengan mengutarakan harapannya untuk pengelola program TB Komunitas agar tetap kuat serta selalu membangun sinergi dengan berbagai pihak guna mengejar target bersama eliminasi TBC 2030.

Dalam pelatihan, sejumlah petinggi Kementrian Kesehatan hadir sebagai narasumber, di antaranya Direktur P2ML, dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid., Koordinator Substansi Tuberkulosis, dr. Tiffany Tiara Pakasi, MA., Subkoordinator Tuberkulosis Sensitif Obat, dr. Sulistya Widada., Pelayanan Kesehatan Primer, dr. Wing Irawati, serta narasumber internal PR Konsorsium Penabulu-STPI.

Selanjutnya, sebagai tindak lanjut para pelatih akan melatih para pengelola program di tingkat kabupaten  dan kota di 22 daerah. SR Yamali TB sendiri sebagai pelaksana program di wilayah provinsi Sulawesi Selatan dengan sembilan kabupaten dan kota akan melatih tim dari dua daerah program, yaitu Kabupaten Bone dan Bulukumba.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KMP TB Kecamatan Kahu Bone Inisiasi Desa Bebas TBC

Open Recruitment Program Staff and Finance Adminsitration Staff SSR

Rakorwil Yamali TB 2022; Siap Sisir Kutu Kasus Baru, Wujudkan Eliminasi TBC di Sulsel